SMP NEGERI 1 KERJO

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Adiwiyata







Adiwiyata bermakna sebagai tempat yang baik dan ideal, di mana dapat diperoleh segala ilmu pe­nge­tahuan dan berbagai norma, serta etika yang dapat menjadi dasar manusia untuk menuju terciptanya ke­se­jahteraan hidup dalam menuju cita-cita pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan demikian, se­ko­lah Adiwiyata merupakan tempat me­wujudkan war­­ga se­k­olah yang bertanggung jawab dalam upa­ya Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hi­dup (PPLH) melalui tata kelola sekolah yang baik untuk men­dukung pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.

SMP Negeri 1 Kerjo adalah salah satu sekolah yang berupaya untuk Pembinaan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan / Sekolah Adiwiyata, dalam hal ini SMP N 1 Kerjo memberikan pemahan tentang bagaimana mewujudkan sekolah Adiwi­yata tersebut? Ada dua prinsip dasar dari program Adiwiyata.

  1. Pertama, partisipatif. Warga sekolah ter­libat dalam manajemen sekolah melalui proses pe­­rencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sesuai de­ngan tanggung jawab dan peran.
  2. Kedua, berke­lan­ju­tan. Keseluruhan kegiatan harus dilakukan se­ca­ra terus menerus secara kom­prehensif. 
Berdasarkan kedua prinsip tersebut, maka di­tetapkan empat komponen standar yang menjadi satu kesatuan dalam mencapai sekolah Adiwiyata.
 
Yakni, komponen pertama kebijakan berwa­wasan lingkungan dengan stan­dar kurikulum tingkat sa­tuan pendidikan (KTSP) yang memuat upaya PPLH dan alo­ka­si rencana kegiatan anggaran sekolah (RAKS) yang me­n­­­­dukung upaya PPLH ter­­­se­­but. Komponen kedua be­rupa pe­lak­sanaan ku­riku­lum ber­basis ling­kungan de­ngan stan­dar guru; mempunyai kom­petensi da­lam me­ngem­bang­kan ke­giatan pem­bela­jaran lingku­ngan hi­dup dan siswa yang telah mela­ku­kan ke­giatan pem­­belajaran ten­tang PPLH.
 
Komponen ketiga adalah kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dengan standar pe­laksanaan kegiatan PPLH yang terencana bagi warga se­kolah dan menjalin kemitraan dalam upaya PPLH dengan berbagai pihak (masyarakat, pemerin­tah, swasta, media, sekolah lain). Komponen terakhir be­ru­pa pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan de­ngan standar ketersediaan sarana prasarana pendukung yang ramah lingkungan dan pe­ningkatan kualitas pe­nge­lolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan di se­kolah. Dengan demikian, se­kolah Adiwiyata bukanlah se­k­olah instan/dadakan, tetapi me­m­erlukan proses.
 
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kerjo Bapak Drs. Sri Muladi, M.Pd berpesan kepada seluruh warga sekolah khususnya warga SMP Negeri 1 Kerjo, apa yang sudah dilakukan te­ruslah dikembangkan dan di­pertahankan untuk tetap men­jadi sekolah Adiwiyata. Pe­­kerjaan menjaga dan mem­per­­tahankan merupakan pe­ker­jaan yang sulit karena kita sering alpa dan merasa puas terhadap hasil yang dipe­roleh. Sa­dari bahwa pia­gam bukan ha­sil akhir, tetapi apresiasi pe­merintah atas apa yang su­dah dilakukan warga seko­lah sela­ma ini. Hasil yang terbaik adalah mengubah sikap dan pe­rilaku warga sekolah yang pe­duli dan berbudaya ling­kungan dalam kehidupan se­ha­­ri-hari baik semasa berada di se­kolah maupun di luar se­kolah. Karena itu, diper­lukan pro­ses pemahaman, penya­da­ran, dan perubahan sikap dan perilaku tersebut. Jadi, ti­dak cukup dengan menghapal visi dan misi baru sekolah akibat mengikuti program sekolah Adiwiyata.Diharapakan dengan penuh kesadaran bahwa di lingkungan sekolah dapat tetap terus menanamkan rasa peduli terhadah lingkungan.

Tips Belajar






Dimasa Pendemi Covid-19 tak telah mendatangkan keprihatinan bagi hampir seluruh masyarakat di dunia. banyak sektor yang terpengaruh, dunia pendidikan adalah satu yang paling krusial. Sekolah –sekolah belum diperbolehkan melaksanakan aktifitas kegiatan belajar mengajar dengan sistem tatap muka seperti sedia kala, kini pendidik, tenaga kependidikan dan siswa terpaksa harus belajar dari rumah. Agar siswa tidak bosan, beragam tips belajar yang efektif pun dibagikan.

Memasuki tahun ajaran baru sekolah, menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua yang harus berurusan dengan sekolah virtual bagi anak-anaknya. Padahal, rumah sejatinya adalah tempat untuk beristirahat, bermain dan bersosialisasi. Namun, selama masa pandemi Covid-19 rumah mejadi tempat belajar dan sekolah secara virtual.

Masalah belajar dirumah juga ada permasalahannya seperti pendampingan, mengajak anak fokus belajar, koneksi internet atau gadget yang lelet, dan banyak lainnya pun menjadi hal yang harus dihadapi sebagian besar para orang tua.

Berikut ini beberapa tips belajar efektif di tengah pandemi virus corona, agar kegiatan belajar virtual berlangsung menyenangkan. Yang merasa orang tua, yuk disimak!

Pilih Ruangan Belajar

Tempat yang nyaman menjadi kunci dalam melakukan belajar  atau sekolah  secara virtual. Pilih ruangan yang membuat anak nyaman dan manfaatkan ruangan atau halaman rumah  dengan sirkulasi udara yang baik. hindari belajar diatas tempat tidur ataupun didepan televisi sebab akan merusak konsentrasi anak.

Tetapkan Waktu Belajar Efektif

Terapkan disiplin atau kebiasaan dan juga tanggungjawab untuk konsisten dalam memulai waktu belajar atau sekolah seperti halnya di sekolah. Tetapkan waktu yang tepat untuk memulai belajar dan tentukan juga batas waktu untuk memulai sekolah virtual atau belajar. Hal ini dilakukan agar anak dalam menjalankan sekolah virtual tidak dalam kondisi dipaksa ataupun terpaksa melakukannya. Dengan begitu, dalam menjalankannya anak akan dengan hati melaluinya. Ajarkan anak untuk berkomitmen dengan waktu belajar dengan cara memasang alarm, Lakukan kegiatan yang menyenangkan, Ajarkan teknik relaksasi ini setiap kali anak kehilangan fokus.

Kenali Gangguan yang Merusak Konsentrasi

Tips belajar efektif lainnya adalah dengan mengenali gangguan yang mungkin merusak konsentrasi belajar. Ini bisa datang dari mana saja, termasuk dari orang tua sendiri. Adapun beberapa hal yang kerap mengganggu proses belajar di rumah adalah gadget, televisi, mainan  dan lainnya.

Kenali Tipe Anak

Anak memiliki karakteristik yang berbeda cara belajarnya, lakukan dengan cara yang disenanginya. Adakalanya anak merasa mampu dan cepat menangkap pelajaran dengan cara dinyanyikan, dan masih banyak lagi. Dengan begitu akan mempermudah anak untuk menangkap apa yang diajarkan.

Mendampingi Anak Selama Belajar

Faktor paling penting dalam melaksanakan belajar secara virtual adalam pendampingan orang tua, mulai dari mengarahkan hingga memberikan contoh dalam mempelajari pelajaran, mengarahkan anak untuk focus hingga menjadi teman diskusi dalam belajar.

Jaga Komunikasi Dengan Guru

Orang Tua diharapkan terus melakukan komunikasi dengan para guru dan jangan sungkan untuk menanyakan hal-hal teknis yang berkaitan dengan pelajaran yang akan diberikan. Bila perlu, sebelum memulai pelajaran, para orang tua juga perlu mendalami teknik-teknik menjadi guru agar bisa diaplikasikan selama proses belajar secara virtual.

Ulangi Pelajaran dan Latihan

Pelajaran yang sudah dipelajari secara virtual dengan para guru, sebaiknya di ulangi di waktu yang berbeda dengan begitu anak akan terus mengingat dan semakin memahami apa yang disampaikan. Lakukan juga beberapa latihan yang bisa dibuat agar anak terbiasa dan semakin memahaminya.

Selamat mencoba ya.